Minggu, 09 November 2014

Arsitektur Komputer

ARSITEKTUR KOMPUTER

I.              PENGERTIAN

Arsitektur Komputer mempelajari atribut ‑ atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. contoh: set instruksi, aritmetilka yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/0.

 



Organisasi Komputer mempelajari bagian yang terkait dengan unit‑unit operasional computer dan hubungan antara komponen sistem komputer. contoh: sinyal kontrol, interface, teknologi memori.
 


II.           PERBEDAAN

Arsitektur Komputer
Adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya). Dalam hal ini, implementasi perencanaan dari masing–masing bagian akan lebih difokuskan terutama, mengenai bagaimana CPU akan bekerja, dan mengenai cara pengaksesan data dan alamat dari dan ke memori cache, RAM, ROM, cakram keras, dll). Beberapa contoh dari arsitektur komputer ini adalah Arsitektur von Neumann, CISC, RISC, blue gene, dll.

Organisasi Komputer
Adalah bagian yang terkait erat dengan unit – unit operasional dan interkoneksi antar komponen penyusun sistem komputer dalam merealisasikan aspek arsitekturalnya. Contoh aspek organisasional adalah teknologi hardware, perangkat antarmuka, teknologi memori, dan sinyal – sinyal kontrol.
Arsitektur komputer lebih cenderung pada kajian atribut – atribut sistem komputer yang terkait dengan seorang programmer. Contohnya, set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme I/O.
Dan juga dapat didefinisikan dan dikategorikan sebagai ilmu dan sekaligus seni mengenai cara interkoneksi komponen-komponen perangkat keras untuk dapat menciptakan sebuah komputer yang memenuhi kebutuhan fungsional, kinerja, dan target biayanya.

III.        STRUKTUR & FUNGSI



Struktur & Fungsi :
·                     Struktur adalah sistem yang berinteraksi dengan cara tertentu dengan dunia luar.
·                     Fungsi adalah operasi dari masing-masing komponen yang merupakan bagian dari struktur.
Fungsi dari komputer adalah :
·                     Fungsi Operasi Pengolahan Data
·                     Fungsi Operasi Penyimpanan Data
·                     Fungsi Operasi Pemindahan Data
·                     Fungsi Operasi Kontrol 

Unit Fungsional Dasar Komputer
Ada 5 unit fungsional dasar dari komputer :
·                     Input
·                     Memori
·                     Arithmetic dan logic
·                     Control
·                     Output

Alur Fungsi Komputer

          SUMBER: http://rosdianasetiawan.blogspot.com/2013/02/perbedaan-arsitektur-organisasi-komputer.html
         

Struktur Dasar dan Organisasi Komputer

Struktur Dasar Dan Organisasi Komputer
Sebuah komputer moderen/digital dengan program yang tersimpan di dalamnya merupakan sebuah system yang memanipulasi dan memproses informasi menurut kumpulan instruksi yang diberikan. Sistem tersebut dirancang dari modul-modul hardware seperti :

1. Register
2. Elemen aritmatika dan logika
3. Unit pengendali
4. Unit memori
5. Unit masukan/keluaran (I/O)

Komputer dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu :
1. Unit pengolahan pusat (CPU)
2. Unit masukan/keluaran (I/O)
3. Unit memori

CPU merupakan bagian fungsional yang utama dari sebuah sistem komputer, dapat dikatakan bahwa CPU merupakan otak dari sebuah komputer. Di dalam CPU inilah semua kerja komputer dilakukan.
Hal-hal yang perlu dilakukan CPU adalah:

1. Membaca, mengkodekan dan mengeksekusi instruksi program
2. Mengirim data dari dan ke memori, serta dari dan ke bagian input/output.
3. Merespon interupsi dari luar.

MEMORI Adalah bagian fungsional komputer yang berfungsi untuk menyimpan program dan data.

• RAM (Random Access Memory)
Adalah memori yang dapat dibaca atau ditulisi. Data dalam sebuah RAM bersifat volatile, artinya data akan terhapus bila catu daya dihilangkan. Karena sifat RAM yang volatile ini, maka program computer tidak tersimpan di RAM. RAM hanya digunakan untuk mcnyimpaii data seinantara, yang ticlak begilu vital saal aliran daya terpiilus.

• ROM (Read Only Memory)
adalah memori yang hanya dapat dibaca. Data yang tersimpan dalam ROM bersifat non-volatile, artinya data tidak akan lerhapus meskipun catu daya IcrpuWis. Kaicna sil’alnya yang dcinikiaii, maka ROM dipergunakan untuk menyimpan program. Ada beberapa tipe ROM, diantaranya ROM murni, PROM, dan EPROM.
Untuk lebih memahami konsep komputer anda bisa perhatikan strktur organisasi komputer berikut penjelasannya :

1. Input Device (Alat Masukan)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer

2. Output Device (Alat Keluaran)
Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.

3. I/O Ports
Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.

4. CPU (Central Processing Unit)
PU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.

5. Memori
Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.

6. Data Bus
Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.

7. Address Bus
Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.

8. Control Bus
Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.

CARA KERJA SISTEM KOMPUTER:
    Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di RAM (melalui Input-storage). apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Accumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.

CARA KERJA KOMPUTER
a. Pemrosesan

    Sebuah CPU atau singkatan dari Unit Pemproses Pusat dalam bahasa inggrisnya central processing unit, bertugas untuk memproses arahan, melakukan pengiraan dan mengatur lalu lintas informasi menerusi system komputer. Unit atau perangkat pemprosesan juga akan melakukan komunikasi dengan perangkat input, output dan penyimpanan untuk melaksanakan arahan-arahan yang berkaitan.

    Di dalam arsitektur milik bapak von Neumann yang asli, ia telah menjelaskan tentang sebuah Unit Aritmatika dan Logika, serta sebuah Unit Kontrol. Pada komputer modern, kedua unit ini terletak dalam satu sirkuit terpadu yaitu IC atau Integrated Circuit, yang juga dinamakan CPU atau Central Processing Unit.

    Apakah yang dimaksud dengan Unit Aritmatika dan Logika, atau Arithmetic Logic Unit (ALU)? Unit Aritmatika dan Logika, atau Arithmetic Logic Unit (ALU) adalah alat yang melakukan tugas dasar seperti tugas aritmatika (penjumlahan, pengurangan, dan semacamnya), tugas logis (and, or, not), dan pelaksanaan perbandingan (contohnya, membandingkan isi sebanyak dua slot untuk kesetaraan). Pada unit inilah dilakukan “kerja” yang nyata.

     Unit kontrol menyimpan perintah yang dilakukan oleh komputer, memerintahkan ALU untuk melaksanaan dan mendapat kembali informasi (dari memori) yang diperlukan untuk melaksanakan perintah itu, dan memindahkan kembali hasil ke lokasi memori yang sesuai. Sekali yang terjadi, unit kontrol pergi ke perintah berikutnya.

b. Input dan Hasil
    I/O mengizinkan komputer memperoleh informasi dari dunia luar, dan meletakkan hasil pekerjaannya di sana, dapat berbentuk fisik atau non fisik. Ada berbagai macam alat I/O, dari yang akrab ditelinga kita seperti keyboard, monitor dan hardisk, ke yang lebih tidak biasa misalnya adalah webcam (kamera web), mesin printer, mesin scanner, dan lain lain.
Yang dipunyai oleh semua alat masukan biasa adalah bahwa mereka merubah informasi dari suatu macam ke dalam data yang bisa diolah lebih lanjut oleh sistem komputer digital. Alat output, merubah data ke dalam informasi yang dapat dimengerti oleh pemakai komputer. Dalam pengertian ini, sistem komputer digital ialah contoh dari sistem pengolah data.

c. Instruksi / perintah
    Perintah atau instruksi yang dibahas seperti judul di atas adalah tidak perintah kaya bahasa manusiawi. Komputer hanya mempunyai jumlah yang terbatas perintah sederhana yang dirumuskan dengan baik. Perintah biasa yang dipahami kebanyakan komputer ialah misalnya “melakukan penyalinan isi sel 456, dan tempat tiruan di sel 789?, menambahkan isi sel 888 ke sel 063, dan tempat akibat di sel 024?, dan “jika isi sel 777 adalah 0, perintah berikutnya anda di sel 456?.
Perintah atau Instruksi dimulai dalam komputer sebagai nomor – kode untuk “menyalin” mungkin menjadi 001, misalnya. Suatu himpunan perintah khusus yang didukung oleh komputer tertentu diketahui sebagai bahasa mesin komputer. Dalam prakteknya, orang biasanya tidak menulis perintah untuk komputer secara langsung di bahasa mesin tetapi memakai bahasa pemrograman “tingkat tinggi” yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa mesin secara otomatis oleh program komputer khusus (interpreter dan kompiler). Beberapa bahasa pemrograman berhubungan erat dengan bahasa mesin, seperti assembler (bahasa tingkat rendah); di sisi lain, bahasa seperti Prolog didasarkan pada prinsip abstrak yang jauh dari detail pelaksanaan sebenarnya oleh mesin (bahasa tingkat tinggi).

d. Arsitektur
    Komputer kontemporer meletakkan ALU dan juga unit kontrol ke dalam satu sirkuit terpadu yang dikenal sebagai Central Processing Unit (CPU). Biasanya, memori komputer ditempatkan di atas beberapa sirkuit terpadu yang kecil dekat CPU. Alat yang menempati sebagian besar ruangan dalam komputer adalah ancilliary sistem (misalnya, untuk menyediakan tenaga listrik) atau alat I/O.

    Beberapa komputer yang lebih besar berbeda dari model di atas di satu hal utama – mereka mempunyai beberapa CPU dan unit kontrol yang bekerja secara bersamaan. Terlebih lagi, beberapa komputer, yang dipakai sebagian besar untuk maksud penelitian dan perkomputeran ilmiah, sudah berbeda secara signifikan dari model di atas, tetapi mereka sudah menemukan sedikit penggunaan komersial.

    Fungsi dari komputer secara prinsip sebenarnya cukup sederhana. Komputer mencapai perintah dan data dari memorinya. Perintah dilakukan, hasil disimpan, dan perintah berikutnya dicapai. Ulang prosedur ini sampai komputer dimatikan.

e. Program
    Program komputer merupakan daftar perintah yang besar untuk dilakukan oleh komputer. Banyak program komputer berisi jutaan perintah, dan banyak dari perintah itu dilakukan berulang kali. Suatu Komputer modern yang umum dapat mengerjakan sekitar dua sampai tiga milyar perintah dalam satu detik. Komputer tidak mendapat kemampuan luar biasa, mereka lewat kemampuan untuk melakukan perintah kompleks.

    Tetapi, mereka melakukan jutaan perintah sederhana yang diatur oleh orang yang disebut (programmer). [Programmer Baik mengembangkan set-set perintah untuk melakukan tugas biasa sebagai contoh, menggambar titik di layar dan lalu membuat set-set perintah itu tersedia kepada programmer lain]. Saat ini, kebanyakan komputer melakukan beberapa program sekaligus. Ini biasanya diserahkan ke sebagai multitasking. CPU melakukan perintah dari satu program, kemudian setelah beberapa saat, CPU beralih ke program kedua dan melakukan beberapa perintahnya.

f. Sistem Operasi
    Sistem operasi merupakan semacam gabungan dari potongan kode yang berguna. Ketika semacam kode komputer dapat dipakai secara bersama oleh bermacam-macam program komputer, kemudian setelah bertahun-tahun, programer akhirnya memindahkannya ke dalam sistem operasi.

    Sistem operasi, dapat menentukan program man yang dijalankan, kapan, dan alat mana “seperti memori atau I/O” yang mereka pakai. Sistem operasi juga memberikan pelayanan kepada program lain, seperti kode “driver” yang mengizinkan seorang programer untuk menulis program untuk suatu mesin tanpa perlu mengetahui detail dari semua alat elektronik yang berhubungan. 


Referensi :
                 http://riesaelektro.blogspot.com/


Kamis, 09 Oktober 2014

Etika Menulis di Internet

ETIKA MENULIS DI INTERNET

Mengapa tulisan ini dibuat, begitu banyak hal-hal yang bisa merugikan penulis. Di internet apapun bisa kita lakukan dari hal yang positif sampai negatif. Bahkan hal yang positif pun bisa menjadi negatif, contohnya dalam menulis di internet. Ada etika nya, ada baik nya bagaimana kita menulis tentang hal apapun di internet ini tanpa merugikan siapapun dan agar kita menjadi penulis yang profesional. Ini penjelasannya yang saya kutip dari Aina Mutia...

Pengertian Dunia Maya
Dunia maya adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung). Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagai peralatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi, prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi (komputer, telepon genggam, instrumentasi elektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruh penjuru dunia secara interaktif.
Pengertian Etika

Dalam kamus besar bahasa indonesia, pengertian etika adalah ilmu tentang apa yang baik dan buruk, tentang hak dan kewajiban moral, nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Tetapi dapat juga diartikan, etika merupakan kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak atau kode etik.

Hubungan Etika dengan Dunia Maya

Etika di Internet dikenal dengan istilah Netiquette (Network Etiquette), yaitu semacam tatakrama dalam menggunakan Internet. Etika , lebih erat kaitannya dengan kepribadian masing-masing. Jadi tak semua pengguna Internet mentaati aturan tersebut. Namun ada baiknya jika kita mengetahui dan menerapkannya. Dibawah ini ada beberapa etika yang dapat diterapkan antara lain:

a. Menggunakan Tulisan yang Sopan

Hendaknya dalam berkomunikasi,bertegur sapa menggunakan tulisan yang sopan tidak menggunakan kata kasar atau menyinggung perasaan orang lain.

b. Kesan Pertama

Di dunia nyata, orang seringkali menilai seseorang dari penampilan, sebelum mengetahui yang sebenarnya. Oleh karena itu, banyak yang mengutamakan penampilan untuk mendapatkan kesan terbaik.

Tangan akan menghasilkan tulisan yang memberikan kesan pada orang lain. Tulisan yang ringkas, jelas, tetapi menggunakan tata bahasa yang benar akan lebih dihargai daripada tulisan yang asal ketik. Di Internet. Pengetahuan dasar tata bahasa akan menjadi modal ketika ber-internet.

c. Hindari Penggunaan Huruf Kapital

Menggunakan huruf kapital (uppercase) tidak dilarang. Tetapi jika berlebihan, misalnya sampai satu alinea, apalagi diimbuhi dengan tanda seru, orang akan malas membacanya. Huruf kapital juga sering kali dianalogikan pada suasana orang yang sedang emosi, marah, atau berteriak-teriak. Jadi, gunakan huruf kapital hanya untuk penegasan pada kata tersebut.

d. Memberi Judul dengan Jelas

Ketika mengirim sebuah email, sebaiknya memberikan judul pada email tersebut. Seperti halnya tulisan pada koran atau majalah, judul harus menggambarkan isi tulisan. Judul inilah yang pertama kali dilihat oleh penerima email.

e. Membalas Email dengan Cepat

Idealnya membalas email paling lambat 24 jam setelah email itu diterima. Jika belum sempat membalas, beritahu pengirim bahwa kita akan membalasnya di kemudian hari.

f. Membaca Dulu, Baru Bertanya

Ada kalanya kita ikut bergambung pada sebuah forum diskusi di internet yang membahas salah satu bidang ilmu. Setiap pertanyaan dan jawaban pada forum selalu diarsipkan untuk dibaca kembali oleh anggota forum. Usahakan agar kita membaca dulu apa yang sudah dibahas pada forum tersebut sebelum bertanya.

g. Tidak Hanya Copy-Paste

Internet memungkinkan siapapun untuk mengambil konten dengan mudah dan cepat. Konten yang kita ambil tersebut, misalnya sebuah artikel, tentunya hasil jerih payah orang lain ketika menulisnya. Catatlah nama penulis serta URL tempat tulisan tersebut, dan cantumkan ketika kita menggunakannya sebagai referensi.

h. Kembali pada Diri Sendiri

Perilaku kita berinternet memang tak akan ada yang memantau. Di ruangan tanpa tatap muka, siapapun bisa berbuat berdasarkan kehendaknya. Seringkali kita menemukan informasi palsu, kata-kata tak senonoh, dan perilaku lainnya yang kurang pantas secara etika.

Di Internet juga terdiri dari kumpulan pengguna Internet yang entah ada di mana, berapa umurnya, bagaimana wataknya, dan sebagainya.

Berikut ini yang dapat diterapkan, agar tidak terjadi kesalahan dalam komunikasi di dunia maya, antara lain: 
·         - bertegur sapa dalam tulisan, bukan fisikal. 
·         - Bertindak sopan itu selalu lebih baik 
·         - Mengikuti adat istadat setempat


Sumber : (Aina Mutia) http://ainamutia27.blogspot.com/2012/10/etika-menulis-di-internet.html

Rabu, 02 April 2014

Perancangan Catu Daya

Dalam dunia elektro, proyek yang pertama kali saya lakukan adalah membuat Catu Daya. Dalam tugas softskill yang pertama ini saya akan memberikan pemamparan perancangan catu daya.
            Catu daya merupakan suatu rangkaian elektronic yang mengubah arus listrik bolak-balik menjadi arus listrik searah. Hampir semua peralatan elektronik membutuhkan catudaya agar dapat berfungsi.
Catu daya terdiri dari beberapa bagian yang penting diantaranya adalah :
1.      Input tegangan AC sebagai input tegangan yang akan diubah menjadi tegangan DC,
2.      Trafo sebagai penurun tegangan,
3.      Bridge sebagai penyearah tegangan,
4.      Kapasitor sebagai peregulasi/pengendali karena komponen/bagian ini mampu mengamankan tegangan jika mengalami gangguan,
5.      Output tegangan DC sebagai output atau tegangan yang dihasilkan dari catu daya tersebut.
Komponen-komponen yang digunakan pada rangkaian catu daya ini adalah sebagai berikut :
1.      PCB, yaitu Printed Circuit Board atau papan sirkuit cetak adalah sebuah papan tipis yang terbuat dari sejenis fiber sebagai media isolasinya, yang berfungsi untuk menghubungkan satu komponen dengan komponen lainnya.
2.      Trafo, yang biasa disebut Transformator adalah alat yang berbentuk gulungan kawat yang berfungsi untuk memindahkan tenaga dari input ke output sehingga tegangan dari input ke output itu turun. Sehingga disebut penurun tegangan.
3.      Dioda Bridge, yaitu sebagai penyearah tegangan.
4.      Resistor, adalah salah satu komponen yang berfungsi sebagai penahan arus yang mengalir dalam suatu rangkaian.
5.      Kapasitor, adalah untuk menyimpan muatan listrik, sebagai penyaring frekwensi.
6.      Transistor, pada umumnya mempunyai 3 fungsi yaitu penguat, pemutus dan penyampung, serta stabilisasi tegangan.
7.      IC, yaitu Integrated Circuit adalah suatu komponen elektronik yang dibuat dari bahan semi konduktor. IC ini digunakan sebagai komponen utama rangkaian power adaptor pada sub rangkaian regulator.
8.      Fuse, intinya adalah sebagai pengaman arus dan tegangan. Komponen ini adalah alat yang dapat memutuskan arus listrik pada saat terjadi hubung singkat (short) atau arus berlebih pada jaringan.
9.      Binding house, Sebagai Penyekat dalam PCB agar tidak terlalu berantakan dalam PCB atau pembingkaian rangkaian.
10.  Spacer, untuk space ketinggian PCB.
11.  LED, atau kepanjangannya Light Emitting Diode adalah suatu lampu indikator dalam perangkat elektronika yang biasanya memiliki fungsi untuk menunjukkan status dari perangkat elektronika tersebut.
12.  Potensiometer, adalah resistor tiga terminal dengan sambungan geser yang membentuk pembagi tegangan dapat disetel. Jika hanya dua terminal yang digunakan (salah satu terminal tetap dan terminal geser), potensiometer berperan sebagai resistor variabel atau Rheostat. Potensiometer biasanya digunakan untuk mengendalikan peranti elektronik seperti pengendali suara pada penguat.

PERANCANGAN ALAT

Rangkaian 1 : Rangkaian Catu Daya +5 Volt dan -5 Volt
Alat dan komponen :
-          Kabel power
-          Fuse 3 Ampere + Fuse Socket
-          Trafo CT 3 Ampere dengan input 12 V
-          PCB
-          FeCl3
-          Dioda Bridge 4 Ampere                            1 Buah
-          Resistor 0.1 Ω / 2 Watt                              1 Buah
-          Resistor 100 Ω / 2 Watt                             1 Buah
-          Kapasitor Polar 4700 μF / 50 Volt             2 Buah
-          Transistor TIP 2955 + Heatsink                 1 Buah
-          IC 7805 + Heatsink                                   1 Buah
-          IC 7905 + Heatsink                                   1 Buah
-          Kapasitor 10 μF / 35 Volt                          2 Buah
-          Fuse 2 Ampere + Fuse Socket                   2 Buah
-          Resistor 270 Ω / 1 Watt                             2 Buah
-          LED Hijau 5mm                                        1 Buah
-          LED Merah 5mm                                      1 Buah
-          Binding House Merah                               2 Buah
-          Binding House Hitam                                1 Buah
-          Spacer 2cm                                                4 Buah

Proses Perancangan Catu Daya setelah mempersiapkan seluruh peralatan dan komponen yang dibutuhkan adalah :
1.      Ampelas PCB.
Pada bagian pertama ini kita harus meng-ampelas PCB terlebih dahulu agar PCB tampak lebih bersih dan mudah dilarutkan nanti oleh Ferid Clorida

2.      Sketsa Layout PCB.
Setelah kita meng-ampelas PCB, kita menggambarkan sketsa jalur rangkaian pada layout PCB dengan menggunakan spidol. Untuk menentukan jalur arus yang akan dilalui oleh komponen-komponen, serta untuk menentukan kaki-kaki komponen dipasang.
3.      Melarutkan PCB dengan Ferid Clorida.
Ini dilakukan agar tembaga yang ada pada PCB dapat terlarutkan oleh Ferid Clorida dan spidol yang telah digunakan untuk menggambarkan sketsa layout tidak larut. Sehingga setelah dilarutkan, PCB tampak dengan sketsa layoutnya yang jelas dan sudah tidak ada lagi tembaga yang menempel pada PCB.
4.      Ampelas PCB.
Kita melakukan ampelas PCB yang kedua kalinya. Kali ini ampelas PCB dilakukan agar spidol yang telah ada pada PCB terangkat sehingga jalur layout sangat terlihat jelas.
5.      Bor PCB.
Setelah jalur rangkaian sudah terlihat jelas, maka selanjutnya kita mengebor PCB untuk memasukkan kaki-kaki komponen pada tempatnya sesuai jalur rangkaian.
6.      Pemberian Autosol.
Pemberian autosol ini dilakukan agar tidak terjadi korosi pada PCB, sehingga PCB menjadi lebih bersih lagi.
7.      Pemasangan komponen.
Memasang komponen-komponen seperti resistor, kapasitor, transistor, IC, dioda bridge pada PCB. Dengan cara memasukkan kaki-kaki komponen tersebut pada lubang yang telah di bor sebelumnya. Komponen itu dimasukkan sesuai dengan jalur rangkaian yang sudah dibuat.
8.      Penyolderan kaki-kaki komponen.
Setelah kaki-kaki komponen dimasukkan pada lubang, lalu kaki-kaki tersebut di solder sehingga menempel erat pada PCB.

9.      Pemasangan PCB pada Box.
Memasang PCB yang telah dirangkai dengan komponen-komponen tersebut pada Box yang telah disediakan. Box ini sebagai wadah dari catu daya ini, yaitu menggunakan Box yang terbuat dari plastik padat.
10.  Memasang komponen-komponen luar.
Pemasangan komponen-komponen luar adalah memasangkan komponen-komponen seperti fuse, LED, Potensiometer, Binding House, Saklar pada Box. Sebelum itu, Box harus terlebih dahulu dilubangi. Dan komponen-komponen tersebut dimasukkan pada lubang yang terdapat di luar Box, sehinggan komponen-komponen tersebut bisa diubah besarannya. Seperti Potensiometer.
11.  Penghubungan Trafo 1.
Menghubungkan Trafo dengan output 12 Volt pada PCB rangkaian pertama untuk mendapatkan nilai input sebesar 5 Volt dan -5 Volt.
12.  Penghubungan Trafo 2.
Menghubungkan Trafo dengan output 18 Volt pada PCB rangkaian pertama untuk mendapatkan nilai input sebesar 12 Volt dan -12 Volt.
13.  Penghubungan Trafo 3.
Menghubungkan Trafo dengan output 25 Volt pada PCB rangkaian pertama untuk mendapatkan nilai input sebesar Variabel Volt (20 Volt atau lebih) dan –Variabel Volt.
14.  Uji tes rangkaian.
Untuk menguji kebenaran pada catu daya yang telah dibuat, maka perlu pengujian nilai output yang didapat menggunakan multimeter. Ini akan dibahas di Bab 4.
15.  Jika hasil uji tes berhasil, maka catu daya telah selesai dibuat.

Pada proyek catu daya ini yang kami kerjakan membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Karena satu hal saja ada yang kurang tepat, maka mempengaruhi hasil output yang didapat. Pada proses pembuatannya, catu daya ini membutuhkan banyak komponen-komponen yang digunakan seperti yang telah disebutkan. Semua komponen harus diletakkan pada posisi yang sesuai dengan jalur rangkaian yang dibuat, dan besaran nilai komponen tersebut harus sesuai yang dibutuhkan, tidak boleh kurang ataupun lebih.
Dalam pembuatannya, ada beberapa hal penting atau bagian yang penting yang harus kita kuasai caranya. Diantaranya yaitu, pembuatan jalur rangkaian  pada PCB, dalam pembuatan jalur rangkaian PCB ini harus sangat memperhatikan jalur arus yang akan di lalui sesuai fungsi dari catu daya tersebut. Jangan sampai salah dalam membuat jalur ini, karena jika salah PCB tidak akan berfungsi dan catu daya tidak akan bisa digunakan. Lalu pengeboran lubang pada PCB. Hal ini pun juga penting, jangan sampai salah dalam mengebor lubang pada PCB, karna bisa menyebabkan lubangnya terlalu besar. Lalu penyolderan kaki-kaki komponen. Hal ini kita harus bisa cara menyolder komponen dengan baik dan benar, agar komponen yang sudah disolder pada PCB tertempel erat hingga awet melekat pada PCB. Lalu pemasangan kabel-kabel yang menghubungkan trafo dengan rangkaian. Dalam hal ini kita harus bisa menyusun kabel agar terlihat lebih rapih dan tidak menyebabkan kabel yang terjepit dan putus. Mungkin ini hal-hal yang harus kita perhatikan, karena jika salah sedikit maka akan berakibat pada hasil output yang diperoleh.
Maka dengan demikian catu daya yang telah dibuat bisa digunakan dengan baik jika semua proses pembuatan catu daya ini dilakukan dengan benar sesuai denga fungsinya. Sehingga catu daya ini bisa digunakan dengan baik dan benar.

Terima Kasih